Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jombang – Petugas Polres Jombang menindak tegas warga yang menghalang-halangi anggota saat hendak menjemput paksa DPO kasus pencabulan, Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (42). Bahkan sudah ada 3 truk massa yang di bawa ke Mapolres Jombang.

Upaya penghalang-halangan petugas itu dilakukan oleh simpatisan Mas Bechi yang diduga dari Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang. Namun, karena penjemputan paksa ini adalah upaya terakhir kepolisian, maka petugas pun mengamankan mereka yang menghalang-halangi.

”Kami sempat memilah-milah dan kami sudah angkut 3 truk, belum kita data jumlahnya,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto di Ponpes Shiddiqiyyah, dikutip dari detikjatim.com, Kamis (7/7/2022).

Baca: Terobos Masa, Anak Kiai DPO Pencabulan Berhasil Diamankan Polisi

Dirmanto mengatakan, para relawan Bechi ini langsung dibawa ke Polres Jombang. Di sana, mereka akan didata dan dimintai keterangan.

”Nanti akan kita data ke polres, kita akan periksa semua. Nanti perkembangan akan kita informasikan. Ini salah satunya yang menghalangi tadi, sama sukarelawan ya dari luar-luar dari kan ada,” imbuhnya.

Saat disinggung berapa total relawan yang diamankan, Dirmanto menyebut pihaknya masih melakukan pendataan.Baca: Ratusan Polisi Kepung Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Tangkap DPO Pencabulan”Totalnya masih kita data di Polres. Yang kita bawa 3 truk, kita masih berproses di dalam, kita masih memilah-milah mana yang santri di situ, mana yang relawan, yang relawan ini kita bawa akan kita periksa di polres, belum kita data," tambah Dirmanto.Hingga saat ini, lokasi Ponpes Shiddiqiyyah Ploso, Jombang masih dijaga ketat oleh petugas kepolisian. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detikjatim.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler