Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kukar – Tidak ingin melihat keluarganya kelaparan, LH warga Kutai Kertanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) nekat untuk mengakhiri hidup istri dan anaknya yang masih berusia tiga tahun.

Kasat Reskrim Kutai Kertanegara AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, pembunuhan itu dilakukan oleh LH pada Selasa (5/7/2022). Pelaku ditangkap oleh polisi dua hari setelah pembunuhan berlangsung, yakni Kamis (7/7/2022) kemarin.

Tim Alligator berhasil meringkus pelaku setelah mendapati laporan dari masyarakat. Setelah menghimpun barang bukti, pelaku diketahui berada di sekitaran Kelurahan Jahab, Kecamatan Tenggarong, Kukar.

”Sudah, pelaku dugaan yang merampas nyawa dua korban, satu ibu-ibu dan satu anak usia 3 tahun. Itu sudah kami tangkap dan amankan serta diproses,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Jumat (8/7/2022).

Baca: Praperadilan Tersangka Pembunuhan di Pati Ditolak

Ditanya soal motif pembunuhan, Gandha membenarkan bahwa memang pelaku mengaku karena masalah ekonomi.

Saat itu kedua korban sedang kelaparan dan menunggu di halaman rumah warga saat listrik di Kaltim alami blackout. Hanya saja polisi masih akan dilakukan pengembangan lebih lanjut, apakah ada motif lain atau tidak.
”Itu perlu didalami ada beberapa faktor yang menjadikan yang bersangkutan melakukan pembunuhan. Salah satu motif yang kami dalami adalah motif ekonomi. Tapi tidak menutup kemungkinan seiring perkembangan pemeriksaan muncul motif lain,” ungkapnya.Baca: Jenazah M, Terduga Pelaku Pembunuhan Janda Satu Anak di Bandung Barat Ditolak WargaRencananya pelaku hendak kabur menuju Samarinda usai membantai istri dan anaknya itu. Tim Alligator pun berhasil menyusul pelaku yang berjalan kaki di kawasan Kelurahan Jahab, Tenggarong, Kukar.”Pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga kami beri tindakan tegas terukur,” pungkasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler