Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Ponorogo – Seorang bocah yang masih berusia 5 tahun mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Hal itu lantaran jajanan es smoke bercampur notrogen cair yang dibelinya, tiba-tiba mengeluarkan api cukup besar.

Ayah Korban Sutrisno (46) mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/7/2022) sore. Saat itu, dirinya bersama dengan anak kesayangannya tersebut hendak melihat pertunjukan reog di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Dilokasi itu ada penjual jajanan es smok yang dicampur dengan nitrogen cair. Jajanan itu mengeluarkan asap, sehingga anaknya penasaran dan minta dibelikan. Awalnya tampak normal, penjual mengambil jajanan dan diberikan nitrogen cair. Satu porsi harganya Rp 20 ribu.

”Langsung tak belikan. Baru lepas dari tangan penjualnya, dibawa anak saya, tiba-tiba keluar api langsung membakar anak saya,” tutur Sutrisno, dikutip dari Detik.com, Rabu (13/7/2022).

Baca: Ini Hal-Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Mengalami Luka Bakar Knalpot atau Setrika, Ingat ya!

Padahal, kata Sutrisno, dia tidak merokok karena memang bukan perokok. Ia sendiri tidak begitu memperhatikan, apakah pada saat itu di dekat anaknya ada yang sedang merokok atau tidak.

”Kejadiannya cepat sekali. Langsung membakar anak saya. Saya juga spontan mematikan api pakai tangan saya. Tangan saya ikut terbakar,” ungkapnya.

Setelah kejadian itu Sutrisno langsung melepas kaos anaknya yang sudah terbakar kemudian melarikannya ke puskesmas terdekat. Oleh puskesmas dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lengkap.”Jajanannya semacam jajanan yang diberi nitrogen cair. Baru dipegang anak saya satu menit langsung terbakar. Tidak tahu sumber api dari mana,” kata Sutrisno.Baca: Tersengat Listrik, Seorang Kuli Bangunan di Grobogan Alami Luka Bakar di Sekujur TubuhIa pun berharap permasalahan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Dia meminta doa untuk kesembuhan anaknya.”Pemilik jajanan ke sini terus meminta maaf, saya ingin diselesaikan secara kekeluargaan. Yang penting anak saya sembuh,” harapnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler