Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Probolinggo – Sosok mayat pria yang merupakan seorang satpam ditemukan mengenaskan oleh warga Dusun Medokan, Desa Tonggas Wetan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Saat ditemukan di bawah jembatan rel kereta api setempat dalam kondisi mengenaskan.

Warga yang menemukan mayat itu pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan. Sebab, kematian pria tersebut diduga tidak wajar dan ada unsur dugaan pembunuhan.

Sejumlah petugas dari tim Inafis dan polsek serta polres setempat langsung merapat dan menggelar olah TKP.

Dari olah TKP itu, diketahui korban bernama Adi Pranata (25), warga Dusun Krajan Kidul, Desa Curah Dringu, Tongas, Kabupaten Probolinggo. Ia tewas dengan luka remuk di bagian belakang kepala.

Sekitar 10 meter dari TKP atau sebelah selatan rel, petugas juga menemukan satu unit sepeda motor terparkir. Motor Honda Beat warna biru nopol N 4474 QL itu diduga milik korban.

Baca: Beredar Kabar Pembunuhan di Hotel Grobogan, Begini Faktanya

Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah mengatakan saat ini petugas gabungan masih melakukan penyelidikan di lokasi. Termasuk memintai keterangan sejumlah saksi-saksi dan keluarga.

”Kita masih melakukan penyelidikan dan olah TKP, dan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pastinya kematian korban. Apakah korban pembunuhan atau penyebab lainnya,” kata Zainullah, dikutip dari detikjatim.com, Jumat (15/7/2022).

Paman korban, Poniran mengatakan sebelum ditemukan tewas, korban sempat pulang kerja ke rumah pada Kamis (14/7/2022) sore. Korban sehari-hari merupakan satpam di RSUD Tongas.”Kerja di bagian sekuriti RSUD Tongas. Sepulang kerja Kamis sore masih terlihat pulang," ujar Poniran.Setelah pulang itu, lanjut Poniran, korban berpamitan ke orang tuanya akan pergi ke rumah teman perempuannya. Namun sejak saat itu, korban tak pulang dan telah ditemukan tewas.Baca: Sidang Praperadilan Dugaan Pembunuhan di Pati Digelar”Kemarin malam berpamitan ke rumah pacarnya, keluarga sempat bingung, ternyata korban ditemukan tewas dengan luka di bagian belakang kepalanya," terang Poniran.Poniran berharap penyebab kematian keponakannya itu bisa diungkap. Sebab keluarga menduga korban tewas karena dibunuh. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detikjatim.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler