Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Lombok Barat – Kebakaran kapal kembali terjadi di wilayah Pelabuhan PT Dukuh Raya Desa Labuhan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Sabtu (16/7/2022) sore. Kali ini yang terbakar adalah kapal feri KMP Nusa Penida.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Irvan Surahman mengatakan, kebakaran kapal feri itu terjadi pada pukul 17.30 Wita. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kapal tersebut.
“Sata ini kami masih melakukan pemadaman. Sebab, untuk bagian dalam kapal yang terbakar cukup sulit untuk dijangkau, sehingga api masih menyala,” ungkapnya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (16/7/2022).
Baca: Kerugian Kapal Terbakar di Pelabuhan Pelindo Tegal Ditaksir Hingga Puluhan Miliar
Irvan mengungkap bahwa kapal tersebut terbakar saat sedang dalam perbaikan, bukan pada saat berlayar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kapal Feri nampak terbakar (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Lombok Barat – Kebakaran kapal kembali terjadi di wilayah Pelabuhan PT Dukuh Raya Desa Labuhan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) Sabtu (16/7/2022) sore. Kali ini yang terbakar adalah kapal feri KMP Nusa Penida.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Irvan Surahman mengatakan, kebakaran kapal feri itu terjadi pada pukul 17.30 Wita. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kapal tersebut.
“Sata ini kami masih melakukan pemadaman. Sebab, untuk bagian dalam kapal yang terbakar cukup sulit untuk dijangkau, sehingga api masih menyala,” ungkapnya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (16/7/2022).
Baca: