Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Nunukan – Baharuddin (29) warga Desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam perut buaya.

Penemuan itu setelah sebelumnya Baharuddin dinyatakan hilang dan dicari oleh Tim SAR Kabupaten nunukan selama empat hari.

Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan kota Tarakan, Dede Hariana, mengatakan, setelah melakukan pencarian sejak Kamis (14/7/2022), Baharuddin ditemukan pada Senin (18/7/2022) pukul 18.45 Wita, dalam kondisi meninggal dunia.

”Korban telah dimangsa buaya, dan ditemukan di dalam perut buaya. Adapun lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 500 meter dari LKP," ujar Dede, dikutip dari Kompas.com, Selasa (19/7/2022).

Baca: Mandi di Sungai Kesambi Kalsel, Pria Ini Malah Diterkam Buaya

Dia menjelaskan asal mula korban dimangsa buaya. Menurutnya, korban diduga diserang buaya saat menyeberang sungai kecil di wilayah desanya, Kamis (14/7/2022) lalu. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.

Korban diduga jatuh dari jembatan saat menyeberang sungai. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya bekas pegangan tangan di jembatan yang terbuat dari balok balok kayu, yang masih berlumpur bekas banjir.

Ayah korban menuturkan, ia bersama anaknya pergi ke tukang cukur sekitar pukul 16.00 Wita. Keduanya juga sekalian keluar jalan-jalan, sembari berbelanja kebutuhan rumah, sampai pukul 19.40 Wita.

Saat itu, korban sempat pamit untuk pulang lebih dulu karena ingin buang air besar. Namun, sampai ayahnya tiba di rumah, korban belum pulang.
Saat keluarganya mengecek ke jembatan yang biasa dilewati, ditemukan sendal korban yang terapung, dan beberapa bekas cengkraman tangan di balok jembatan.Baca: Hendak Tangkap Bebek yang Dilepas di Sungai saat Ritual, Pemuda Ini Malah Diterkam Buaya"Diduga korban terjatuh dari jembatan dan mendapat serangan buaya sungai, karena di situ memang terdapat habitat buaya," kata Mulyadi.Untuk menangkap buaya tersebut, terlebih dahulu warga memancing buaya dengan menggunakan ayam mati. Setelah dikasih umpan tersebut, akhirnya buaya muncul.Buaya dengan panjang antara 4 sampai 6 meter tersebut, muncul dalam kondisi perut buncit, sehingga menguatkan dugaan adanya jasad Baharuddin di dalamnya.”Warga menangkap buaya tersebut. Ternyata benar ada jazad korban dalam perut buaya itu,” imbuh dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler