Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tulungagung – Bayi tak berdosa dengan jenis kelamin perempuan, ditemukan tergeletak di atas meja UGD RSUD Campurdarat, kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. RSUD tersebut tidak berpenghuni lantaran tengah direvitalisasi.

Kali pertama, bayi itu ditemukan oleh satpam pembangunan proyek RSUD Campurdarat pada Sabtu (30/7/2022). Saat itu waktu masih menunjukkan pukul 05.00 WIB.

Satpam proyek yang bertugas, yakni Sugihartono mengaku mendengar suara bayi dari kejauhan. Namun, dia penasaran sehingga mendekati suara bayi yang menangis itu. Benar, bayi berada di atas meja UGD.

Baca: Anak Kiai di Tuban Diduga Cabuli Santriwati Hingga Lahirkan Bayi

”Saya penasaran, dan menuju sumber suara tangis bayi. Ternyata benar ada bayi di atas meja,” ujar Sugihartono, dikutip dari Kompas.com, Minggu (31/7/2022).

Setelah diteliti, terdapat bayi diletakkan di atas meja, lengkap dengan selimut, susu, popok bayi, serta perlengkapan lainnya.

Selanjutnya, temuan bayi tersebut dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Campurdarat dan diteruskan ke Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung.

”Pusar bayi masih di perban, dan mengenakan pakaian. Juga ada seluruh perlengkapan bayi,” ujar Sugihartono.Kemudian bayi tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung, untuk mendapatkan penanganan medis.Baca: Bayi Diduga Jadi Korban Malapraktik, RSUP Wahidin Sudiro Husodo Buka SuaraDiduga, bayi malang tersebut sengaja dibuang pada Sabtu pagi ketika suasana masih gelap. Diperkirakan, bayi perempuan tersebut berusia sekitar tiga hari hingga lima hari setelah dilahirkan.”Kalau dilihat dari kondisi bayi, diperkirakan usianya sekitar tiga atau lima hari. Tapi masih perkiraan saya. Tenaga medis yang lebih memahami,” ujar Sugihartono. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler