Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bungo – Kekerasan terhadap bintara junior kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah 20 bintara junior Polres Bungo, Jambi.

Mereka diduga menjadi korban kekerasan atas 22 senior saat pembinaan disiplin dan pengenalan lingkungan kantor Polisi.

Kapolres Bungo AKBP Wahyu Istanto Bram Widarso membenarkan adanya dugaan penganiayaan terhadap bintara junior tersebut. Saat ini, pihaknya tengah memburu senior yang menjadi pelaku kekerasan.

Baca: Delapan Personel Polres Kudus Dapat Penghargaan

”Kita akan mengambil sikap tegas terhadap bintara senior Polres Bungo yang melakukan penindakan berlebihan kepada para bintara junior Polres Bungo,” katanya, dikutip dari Merdeka.com, Selasa (9/8/2022).

Wahyu juga mengakui bahwa kekerasan terhadap bintara junior tidak bisa ditolelir. Sehingga, pihaknya akan menindak tegas pelaku penganiayaan itu.Saat ini, pihaknya juga mengumpulkan 20 bintara junior yang menjadi korban kekerasan senior untuk kemudian dimintai keterangan terkait siapa saja pelaku penganiayaan tersebut.”Saya juga belum tahu. Sedang saya kumpulkan bintara baru untuk cari tahu, jadi sudah saya perintahkan juga untuk Kasi Propam Polres Bungo untuk cari tahu siapa bintara senior yang melakukan kekerasan dan agar segera ditindak,” tutupnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Merdeka.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler