Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jombang – Warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengeluh lantaran beras bantuan sosial (bansos) dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterimanya, berwarna kekuningan dan berbau tak enak.
Warga yang mengeluhkan hal itu adalah MN (52). Dia mendapatkan paket sembako berupa beras, telur, dan bawang putih yang disalurkan melalui agen di desanya. Namun, ketika beras dibuka ternyata kualitasnya buruk.
Menurutnya, beras yang diterima MN kali ini tidak seperti beras bantuan biasanya. Sebab, biasanya ia mendapatkan beras dengan kualitas medium. Warna beras tetap putih dan tidak berbau.
”Berasnya kuning (agak kecoklatan), hancur. Kalau telurnya bagus, bawang putihnya normal, cuma berasnya saja yang tidak bagus,” ungkap MN kepada Kompas.com, Rabu (24/8/2022).
Baca: Di Grobogan, Ambil Bansos Wajib Sudah Vaksin Booster
Dia mengaku sempat memasak beras tersebut. Saat dimasak, keluar aroma tidak sedap.
”Biasanya tidak begini, tapi tumben aja dapat beras seperti ini. Ya, kalau dimasak bau gitu, bau apek dan rasanya tidak enak,” ujar Minarsih.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga menunjukkan beras yang berwarna kekuningan dan bau (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Jombang – Warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengeluh lantaran beras bantuan sosial (bansos) dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diterimanya, berwarna kekuningan dan berbau tak enak.
Warga yang mengeluhkan hal itu adalah MN (52). Dia mendapatkan paket sembako berupa beras, telur, dan bawang putih yang disalurkan melalui agen di desanya. Namun, ketika beras dibuka ternyata kualitasnya buruk.
Menurutnya, beras yang diterima MN kali ini tidak seperti beras bantuan biasanya. Sebab, biasanya ia mendapatkan beras dengan kualitas medium. Warna beras tetap putih dan tidak berbau.
”Berasnya kuning (agak kecoklatan), hancur. Kalau telurnya bagus, bawang putihnya normal, cuma berasnya saja yang tidak bagus,” ungkap MN kepada Kompas.com, Rabu (24/8/2022).
Baca: