Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Cianjur – Sebanyak 12 ibu hamil  di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dinyatakan positif HIV/Aids. Mereka merupakan bagian dari 137 orang dengan HIV/Aids (ODHA)di kabupaten tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Frida Laila Yahya mengatakan, temuan adanya ODHA tahun ini di Kabupaten Cianjur tergolong meningkat. Sebab, pada 2021 lalu, kasus ODHA tercatat sebanyak 111 orang.

”Sementara tahun ini, terhitung dari Januari hingga Juli, tercatat sudah ada 137 ODHA di Kabupaten Cianjur,” katanya, dikutip dari detikjabar.com, Senin (29/8/2022).

Baca: 7 Bulan, 64 Kasus Baru HIV/AIDS Ditemukan di Semarang

Frida mengatakan, tidak menutup kemungkinan hinggga akhir tahun ini kasus ODHA di kabupaten Cianjur juga meningkat, apabila dilihat dari persentase saat ini.

”(kemungkinan) ada peningkatan. Untuk temuan paling banyak pada Januari dengan 32 ODHA baru,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan dari 137 kasus tersebut, kebanyakan ODHA merupakan lelaki seks lelaki dengan 52 orang. Namun dari jumlah temuan, ternyata ada ibu hamil yang positif HIV/AIDS sebanyak 12 orang.
”Ibu hamil yang positif HIV/AIDS ini jadi fokus utama kami, karena ini berisiko pada bayinya. Kemungkinan besar bayi juga positif HIV/AIDS begitu lahir,” ungkap dia.Baca: Dua Anak dengan HIV/AIDS di Kudus Meninggal DuniaDia menyebut jika kasus HIV/AIDS pada kaum ibu biasanya ditularkan dari suami yang melakukan aktivitas seks bebas.”Biasanya karena suami suka 'jajan' jadi tertular HIV dan kemudian menularkan HIV pada istrinya. Yang pada akhirnya ketika istri hamil, bayinya juga mendapatkan dampak di mana juga tertular HIV," kata dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detikjabar.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler