Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Malang – Seorang dokter di Kabupaten Malang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kontrakannya. Motif gantung diri itu diduga karena masalah asmara.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febriyanto Prayoga mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh HA (28) yang merupakan teman perempuan korban.

Sekitar pukul 17.00 WIB, HA mengaku curiga karena rumah korban dalam keadaan terkunci. Karena itu, ia kemudian mendatangkan ahli kunci agar bisa membuka pintu rumah korban.

Namun saat masuk ke rumah, korban telah tewas dengan posisi menggantung.

Baca: Geger! Napi LP Kedungpane Ditemukan Gantung Diri di Kamar Mandi

Mengetahui kejadian itu, mereka kemudian melapor ke polisi. Tak berlangsung lama, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian. Jasad korban kemudian dievakuasi menuju RS dr Syaiful Anwar (RSSA) untuk dilakukan visum at repertum.

”Iya benar. Korban seorang dokter dan penyebab kematian karena gantung diri,” kata Bayu, Rabu (7/9/2022).

Bayu menyebut, penyebab kematian dokter tersebut yakni karena gantung diri. Hal ini didasarkan dari hasil visum at repertum di RS dr Syaiful Anwar (RSSA).
"Penyebab kematian karena gantung diri," ujar BayuHA merupakan teman wanita korban yang diduga ada jalinan asmara. Selama ini, HA sendiri kerap ke rumah kontrakan korban. Sedangkan motif bunuh diri diduga karena masalah asmara dengan HA.Baca: Kakek di Sukoharjo Ditemukan Gantung Diri di Lantai 2Selama ini korban juga diketahui kerap mengancam akan bunuh diri. Ancaman ini dilontarkan korban jika hubungan asmaranya dengan HA putus.Sementara korban diketahui tengah menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Universitas Brawijaya. Korban merupakan mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Spesialis Ilmu Kesehatan Mata, Departemen Pendidikan Spesialis dan Sub Spesialis. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler