Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pasuruan – Sebuah mobil Jeep kawasan Gunung Bromo yang mengangkut wisatawan, tiba-tiba terjun ke jurang sedalam 200 meter. Jeep tersebut diketahui mengangkut lima orang wisatawan dan seorang pengemudi.

Camat Tosari Edy Priyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.50 WIB.

Pada saat Jeep melewati tikungan menanjak Bukit Cinta, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, tiba-tiba pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Sehingga Jeep terjatuh ke jurang.

”Benar, ada mobil Jeep berpenumpang wisatawan jatuh ke dalam jurang di sekitaran tanjakan Bukit Cinta,” katanya, dikutip dari Jatimnow.com, Sabtu (10/9/2022)

Baca: Wisatawan yang Hilang Misterius di Gunung Bromo Ditemukan Selamat

Dia juga mengakui bahwa terdapat dua orang yang meninggal akibat kecelakaan tersebut. Sementara 4 4 penumpang lain mengalami luka-luka.

”Yang meninggal ada 2 (orang). Satu driver dan satu penumpang,” ungkapnya.
Sementara untuk korban luka-luka, sebelumnya dilakukan perawatan di Puskesmas Tosari. Namun, karena kondisinya memburuk, korban kemudian dilarikan ke RSUD Bangil untuk menjalani perawatan secara intensif.”Semua korban meninggal dan terluka dibawa ke RSUD Bangil,” terangnya.Baca: Wisatawan Gunung Bromo Hilang MisteriusHingga saat ini, Jeep yang mengangkut para wisatawan itu belum dilakukan evakuasi. Sebab, jurang yang terlalu dalam dan medan yang cukup berbahaya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Jatimnow.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler