Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Lumajang – Lahan seluas 10 hektar yang berada di kawan lereng Gunung Semeru, tepatnya di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) terbakar.
Diduga, kebakaran lahan itu terjadi karena adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membakar kayu untuk menghangatkan badan di lereng Gunung Semeru.
Petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mendatangi lokasi kebakaran untuk memadamkan api agar tidak semakin meluas.
Baca: Lagi, PMI Grobogan Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
Kebakaran hutan dan lahan terjadi sejak Minggu (18/9/2022) lalu. Namun, karena kondisi angin kencang membuat lokasi kebakaran terus meluas. Untungnya lahan tersebut jauh dari permukiman warga.
”Terjadi kebakaran di Desa Argosari dengan luas sekitar 10 hektare. Lokasi yang terbakar tersebut merupakan vegetasi rumput,” ujar Plt Kepala Bidang Wilayah II TNBTS Wisnu Untoro, dikutip dari detikjatim.com, Kamis (22/9/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas tampak memantau lahan yang terbakar (detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Lumajang – Lahan seluas 10 hektar yang berada di kawan lereng Gunung Semeru, tepatnya di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim) terbakar.
Diduga, kebakaran lahan itu terjadi karena adanya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang membakar kayu untuk menghangatkan badan di lereng Gunung Semeru.
Petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mendatangi lokasi kebakaran untuk memadamkan api agar tidak semakin meluas.
Baca: