Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bandung – Para petani kopi di kawasan perkebunan kopi Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat (Jabar) patut bangga. Sebab, hasil kopi mereka sudah mampu menembus pasar ekspor hingga ke tiga negara.

Sedikitnya, petani kopi di kawasan perkebunan kopi Gununghalu melepas 9,1 ton green bean atau biji kopi untuk dijual ke negara-negara di Amerika, Timur Tengah, dan Eropa.

perwakilan petani kopi Gununghalu, Rani Mayasari mengatakan, ekspor kali ini merupakan ekspor pertama yang ditempuh secara mandiri tanpa melalui jasa pihak ketiga atau eksportir.

”Amerika itu kita kirim ke Boston, Florida sama Chicago. Eropa ke Belanda sama Turki. Middle East-nya kita kirim ke Bahrain sama Saudi Arabia,” ungkap, dikutip dari Kompas.com, Jumat (23/9/2022).

Menurutnya, Ekspor green bean ini menjadi bukti para petani setelah terpukul karena pandemi covid-19. Mereka menggodok kapasitas dan meningkatkan kualitas kopi dari yang dianggap biasa saja sampai menemukan cara pengolahan yang benar-benar bisa menghasilkan kualitas kopi spesial.

”Jadi dengan peluncuran ekspor yang sekarang disupport oleh pak Bupati, harapan saya prosesor yang lain pun bisa ikut memulai untuk ekspor produknya sendiri, memproses hasil panennya sendiri, tidak menjual hasil panen cherry kopi mentah ke provinsi lain,” ujar Rani.Sementara Pelaksana Tugas Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, Pemkab Bandung Barat membantu secara administrasi agar para petani bisa melakukan ekspor produk-produk mereka secara berkelanjutan.”Saya mengapresiasi para petani milenial Bandung Barat yang berhasil mengekspor sebesar 9,1 ton produk kopi dari Gununghalu yang tidak melalui eksportir. Kita apresiasi mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan,” tuturnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler