Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Gresik – Kemarau panjang yang tengah berlangsung saat ini, membuat 54 desa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) terancam kekeringan. Dari jumlah tersebut, 9 desa diantaranya sudah terdampak kekeringan.
Kepala BPBD Kabupaten Gresik Dermawan mengatakan, dari data yang dimiliki memang ada 54 desa yang berpotensi terjadi kekeringa. Namun, semuanya belum terdampak.
”Sementara yang sudah terdampak dan mengalami kekeringan ada 9 desa di 3 kecamatan,” kata Dermawan, dikuti[ dari detikjatim.com, Jumat (30/9/2022).
Baca: Enam Kecamatan Krisis Air Bersih, Boyolali Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Karena itu, pihaknya pun saat ini rutin memberikan bantuan air bersih kepada 9 desa yang terdampak. Bahkan sudah puluhan tangki air bersih yang sudah disalurkan.
”Total tangki air yang sudah kita kirim ada 42 tangki. Itu untuk 9 desa dari 3 kecamatan. Yang paling banyak di Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Kita sudah menerjunkan truk tangki untuk melakukan supply air bersih di Desa Petis Benem," tambah Dermawan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




BPBD Gresik salurkan bantuan air bersih (detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Gresik – Kemarau panjang yang tengah berlangsung saat ini, membuat 54 desa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) terancam kekeringan. Dari jumlah tersebut, 9 desa diantaranya sudah terdampak kekeringan.
Kepala BPBD Kabupaten Gresik Dermawan mengatakan, dari data yang dimiliki memang ada 54 desa yang berpotensi terjadi kekeringa. Namun, semuanya belum terdampak.
”Sementara yang sudah terdampak dan mengalami kekeringan ada 9 desa di 3 kecamatan,” kata Dermawan, dikuti[ dari detikjatim.com, Jumat (30/9/2022).
Baca: