Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Malang – Peristiwa kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Peristiwa yang memilukan ini berlangsung pascalaga Arema Malang vs Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 untuk kemenangan tim Bajul Ijo.

Lebih dari 100 orang yang meninggal dunia akibat peristiwa yang menjadi sorotan internasional ini. Selain itu, banyak orang yang luka-luka dan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan. Kemudian, banyak kendaraan dan fasilitas stadion yang rusak akibat peristiwa ini.

Terkait kejadian itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang bersama Badan Otonom (Banom), dan Lembaga NU menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

Baca juga: Presiden FIFA, Tragedi Kanjuruhan Jadi Hari Gelap Sepak Bola

Melansir dari NU Online Jatim, doa bersama bertempat di Gedung Serbaguna Jalan Krapyak, Kepanjen, PCNU Kabupaten Malang, Minggu (02/10/2022). Doa bersama dilakukan sebelum rapat koordinasi dipimpin oleh KH Fadli Adzhim selaku Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wajak.

PCNU Kabupaten Malang juga mengeluarkan surat instruksi kepada seluruh MWCNU di Kabupaten Malang. Yaitu untuk menginventarisir korban sekaligus doa bersama dan sholat ghoib di masjid-masjid.

”PCNU juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban,” ungkap Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili dalam keterangan resmi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Malang Abdul Basyit menuturkan, lembaganya akan melakukan trauma healing kepada keluarga korban. Selanjutnya melakukan assessment agar bantuan yg diberikan bisa tepat sasaran.
Ketua PC LAZISNU Kabupaten Malang, Imam Masruri mengaku akan mengerahkan semua mobil siaga yang ada di MWC dan Ranting untuk membantu keluarga korban di masing-masing wilayah. ”Operasional mobil siaga akan ditanggung PC LAZISNU Malang,” beber Imam.Pihaknya akan mengeluarkan instruksi guba menggalang dana bagi LAZISNU di tingkat MWC dan ranting. Hal itu dilakukan untuk ditashorufkan kepada keluarga korban yang luka-luka hingga meninggal dunia.PC LAZISNU Kabupaten Malang juga menyampaikan duka yang mendalam dan berbelasungkawa kepada korban dan keluarga korban. Selain itu, juga mendoakan yang terbaik, yang meninggal amalnya diterima oleh Allah SWT.”Serta keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan ketabahan,” tandas Cak Ruri, sapaan akrabnya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: jatim.nu.or.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler