Data Dinkes Malang: Korban Meninggal 133 Orang Imbas Tragedi Kanjuruhan
Murianews
Selasa, 4 Oktober 2022 14:32:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) mencatat, hingga Selasa (4/10/2022) pukul 02.00 WIB, korban meninggal akibat tragedi Kanjurugan sebanyak 131 orang.
Kepala DInkes Malang Wijanto Widjojo mengatakan, sesuai data yang didapatkannya, tercatat sudah ada 131 korban yang meninggal dunia.
”131 (orang) meninggal dunia,” katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (4/10/2022).
Selain korban meninggal dunia, pihaknya juga menyampaikan korban yang saat ini masih dirawat karena luka berat dan luka ringan.
Baca: 30 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di Rumah Sakit, Alami Sesak Napas
”27 orang (masih) dirawat, 16 (dirawat) di RSSA dan 11 di RSUD Kanjuruhan,” ucap Wijanto.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tragedi Kanjuruhan Malang membuat 127 orang meninggal. Kejadian memilukan ini terjadi menyusul kekalahan Arema FC dari Persebaya. (tangkapan layar)[/caption]
MURIANEWS, Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim) mencatat, hingga Selasa (4/10/2022) pukul 02.00 WIB, korban meninggal akibat tragedi Kanjurugan sebanyak 131 orang.
Kepala DInkes Malang Wijanto Widjojo mengatakan, sesuai data yang didapatkannya, tercatat sudah ada 131 korban yang meninggal dunia.
”131 (orang) meninggal dunia,” katanya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (4/10/2022).
Selain korban meninggal dunia, pihaknya juga menyampaikan korban yang saat ini masih dirawat karena luka berat dan luka ringan.
Baca: