Polisi Cari Dalang Penembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Murianews
Selasa, 4 Oktober 2022 17:36:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Malang – Hingga saat ini polisi masih terus mencari dalang dibalik penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur (Jatim) yang diduga menjadi penyebab tewasnya ratusan orang.
Sebab, dari temuan Kompolnas, Eks Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat tidak memerintahkan anak buahnya untuk menembakkan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, untuk dalang penembakan gas air mata itu masih diselidiki. Sejauh ini tim investigasi masih bekerja.
”Makanya ini kan masih didalami, dari hasil pendalaman itu,” ungkap Dedi, dikutip dari Detik.com, Selasa (4/10/2022).
Baca: Data Dinkes Malang: Korban Meninggal 133 Orang Imbas Tragedi Kanjuruhan
Guna menyelidiki soal siapa yang memberi perintah menembakkan gas air mata, Kapolri telah mencopot 9 komandan Brimob yang saat itu bertugas di lapangan.
”Bapak Kapolri memerintahkan kepada Kapolda, 9 manajer pengaman lapangan (komandan Brimob) langsung dinonaktifkan,” imbuh Dedi.
Setelah dicopot, bukan berarti Polri berhenti meminta keterangan 9 komandan Brimob. Mereka terus dimintai keterangan soal siapa yang menembakkan gas air mata hingga akhirnya membuat penonton berhamburan dan berdesakan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Malang – Hingga saat ini polisi masih terus mencari dalang dibalik penembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur (Jatim) yang diduga menjadi penyebab tewasnya ratusan orang.
Sebab, dari temuan Kompolnas, Eks Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat tidak memerintahkan anak buahnya untuk menembakkan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, untuk dalang penembakan gas air mata itu masih diselidiki. Sejauh ini tim investigasi masih bekerja.
”Makanya ini kan masih didalami, dari hasil pendalaman itu,” ungkap Dedi, dikutip dari Detik.com, Selasa (4/10/2022).
Baca: