Tiga Sekolah di Ambon Disegel, Siswa dan Guru Telantar Tidak Bisa Masuk
Murianews
Kamis, 13 Oktober 2022 21:27:40
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Ambon – Tiga sekolah di Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku tiba-tiba disegel oleh pemilik tanah. Tiga sekolah itu yakni SMP 16 Ambon, SD Inpres 54 dan SD Inpres 55 Ambon.
Akibat penyegelan tiga sekolahan ini, siswa dan para guru tidak bisa masuk ke ruang kelas untuk melakukan aktivitas belajar mengajar. Mereka hanya berdiri di depan pintu gerbang sembari berharap segel dibuka.
Terkait dengan penyegelan tiga sekolahan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Eddi Taso langsung menemui ahli waris pemilik tanah yang saat ini dibangun sekolahan itu. Ia meminta agar penyegelan itu segara dibuka untuk kebutuhan sekolah siswa.
Tak hanya itu, Pemkot Ambon akan menyiapkan anggaran untuk membayar utang lahan SMP 16, SD Inpres 54 dan SD Inpres 55 Ambon yang belum lunas sejak 2019 lalu.
Baca: Ketahuan Jadi Tempat Kumpul Kebo Para ABG, Rumah Kos di Pati Disegel Satpol PP
”Setelah ini kita sampaikan ke atasan, nanti ada tim dan langkah selanjutnya akan diselesaikan seperti permasalahan sekolah-sekolah lain di Ambon,” tuturnya.
Ia juga berterima kasih kepada ahli waris lahan yang memiliki itikad baik terkait blokade gerbang sekolah dibuka sehingga aktivitas belajar mengajar berangsur normal.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




SD Inpres 55 Ambon yang disegel pemilik tanah (tribunambon)[/caption]
MURIANEWS, Ambon – Tiga sekolah di Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku tiba-tiba disegel oleh pemilik tanah. Tiga sekolah itu yakni SMP 16 Ambon, SD Inpres 54 dan SD Inpres 55 Ambon.
Akibat penyegelan tiga sekolahan ini, siswa dan para guru tidak bisa masuk ke ruang kelas untuk melakukan aktivitas belajar mengajar. Mereka hanya berdiri di depan pintu gerbang sembari berharap segel dibuka.
Terkait dengan penyegelan tiga sekolahan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Eddi Taso langsung menemui ahli waris pemilik tanah yang saat ini dibangun sekolahan itu. Ia meminta agar penyegelan itu segara dibuka untuk kebutuhan sekolah siswa.
Tak hanya itu, Pemkot Ambon akan menyiapkan anggaran untuk membayar utang lahan SMP 16, SD Inpres 54 dan SD Inpres 55 Ambon yang belum lunas sejak 2019 lalu.
Baca: