Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jumlah tersebut, 65 orang di antaranya adalah laki-laki dan 27 lainnya seorang perempuan. Kemudian ada juga anak-anak yang turut terdampar, yakni 18 anak.

Kepala Bagian Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani mengatakan ratusan warga Rohingya itu pertama kali ditemukan oleh nelayan sekitar Muara Batu.

Baca: Seribuan Kader PKS Jateng Desak Hentikan Pembantaian Etnis Rohingya

Nelayan yang pulang melaut melihat satu kapal yang diisi ratusan penumpang yang tak jauh dari bibir pantai. Nelayan tersebut langsung melaporkan ke aparat desa.

”Pertama kali diketahui oleh beberapa nelayan, lalu melaporkannya ke perangkat desa dan aparat,” kata Hamdani, dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa (15/11/2022).

Kemudian, dari hasil musyawarah, seluruh pengungsi Rohingya tersebut dipindahkan ke musala desa setempat untuk sementara waktu.Baca: Ribuan Muslim di Kudus Gelar Salat Ghaib dan Istighosah untuk Korban RohingyaMereka juga diawasi oleh aparat keamanan agar tidak kabur. Kemudian mereka juga telah menjalani tes swab oleh Dinas Kesehatan Aceh Utara. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler