Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolsek Banyuates, Iptu Rizky mengatakan, peristiwa tersebut kali pertama diketahui oleh seorang warga yang merupakan tetangga korban. Saat itu, saksi melihat kaca rumah kontrakan korban yang berada di Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, terlihat pecah.

Warga yang penasaran kemudian mengecek rumah dan mendapati korban tergeletak di atas kasur dengan bersimbah darah. Temuan itu langsung dilaporkan ke Polsek Banyuates.

Baca: Divonis 18 Tahun Penjara, Terdakwa Pembunuhan di Pati: Inikah Keadilan yang Mulia? 

”Diduga korban pembunuhan, karena ada luka di bagian leher. Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP,” kata Rizky, dikutip dari Detikjatim.com, Kamis (17/11/2022).

Dari informasi yang dihimpun, korban berinisial H. Sehari-hari ia adalah guru di sebuah Madrasah Tsanawiah (MTs).
”Saat diketahui meninggal, tetangga korban berteriak. Sehingga langsung dilaporkan ke polisi,” terangnya.Setelah mendapatkan laporan itu, petugas kepolisian pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detikjatim.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler