Warga Lumajang Diimbau Waspada Lahar Dingin Akibat Erupsi Gunung Semeru
Murianews
Selasa, 6 Desember 2022 12:55:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurutnya, aliran lahar dingin dilaporkan telah menerjang wilayah Jugosari, Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Tempursari. Aliran lahar dingin juga dilaporkan telah menumpuk fasilitas umum jembatan di sejumlah wilayah.
”Lahar dingin ada laporan arus lahar mengarah ke Tempursari, perbatasan Lumajang-Kabupaten Malang. Tahun lalu tidak, tapi tahun ini mengarah kesana. Lahar dingin masih harus diwaspadai setelah terjadi semburan awan panas. Apalagi saat ini intensitas hujan sedang tinggi,” kata Cak Thoriq, sebutan akrab Bupati Lumajang, dikutip dari Kompas.com, Selasa (6/12/2022).
Baca: PVMBG Sebut Aktivitas Erupsi Gunung Semeru Makin Mereda
Pihaknya akan segera melakukan normalisasi di wilayah yang terdampak lahar dingin tersebut.
”Jembatan di daerah sana masih aman, namun tertumpuk material lahan. Nanti akan segera dinormalisasi,” ungkap dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



