Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Belum diketahui dari mana sumber ledakan tersebut. Sebelum ledakan terdengar, aparat dari Brimob bersenjata meminta masyarakat dan media untuk mundur menjauh.

Ratusan aparat kepolisian pun sudah mengelilingi seluruh akses masuk menuju Mapolsek Astana Aanyar.

Kemudian dari pengeras suara, polisi masih terus meminta masyarakat yang tidak berkepentingan untuk menjauh dari lokasi bom bunuh diri tersebut.

Baca: Densus 88 Olah TKP Kasus Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astana Anyar

Menurut Lina (40), warga Astana Anyar, suara ledakan bom tersebut menggelegar. Padahal, kediaman Lina berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

”Kejadian sekitar pukul 08.00 WIB, kencang banget. Padahal, rumah saya di belakang. Saya kira ada gas meledak,” ujar Lina, dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/12/2022).
Ia pun bergegas ke luar rumah untuk melihat situasi. Ia menyaksikan kondisi halaman Mapolsek yang sudah berserakan pecahan kaca. Lina juga sempat memperlihatkan foto-foto sesaat setelah kejadian.Baca: Diduga Bom Bunuh diri, 1 Orang Meninggal Dunia, 3 Anggota Polisi LukaSementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung mengatakan, dalam kejadian itu, pelaku yang merupakan seorang pria tewas dan tiga anggota Polsek Astana Anyar mengalami luka-luka. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler